TUGAS POKOK

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai tugas memimpin, mengatur, merumuskan, membina, mengawasi, mengendalikan, mengkoordinasikan dan mempertanggung jawabkan pelaksanaan kebijakan teknis pelaksanaan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang komunikasi dan informatika sesuai dengan kewenangannya.

FUNGSI

Dalam menyelenggarakan tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai fungsi:

  1. perumusan kebijakan teknis dalam bidang komunikasi dan informatika;
  2. penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam bidang komunikasi dan informatika;
  3. pembinaan, pengawasan dan pengendalian dalam bidang komunikasi dan informatika; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai rincian tugas sebagai berikut ;

  1. membuat rencana kegiatan/program kerja dinas;
  2. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan serta mengendalikan tugas bawahan;
  3. memberi petunjuk, bimbingan teknis dan pengawasan kepada bawahan;
  4. merumuskan rencana strategi dan program kerja dinas yang sesuai dengan Visi dan Misi Kota Parepare;
  5. menyiapkan perumusan kebijakan pembangunan daerah di bidang komunikasi dan informatika;
  6. melaksanakan pengelolaan penanganan pengaduan masyarakat di bidang komunikasi dan informatika;
  7. melaksanakan perumusan kebijakan teknis bidang informasi dan komunikasi publik, penyelenggaraan E-Government dan teknologi informasi dan komunikasi;
  8. menyusun rencana dan program di bidang bidang informasi dan komunikasi publik, penyelenggaraan E-Government dan teknologi informasi dan komunikasi;
  9. merumuskan kebijakan penerapan smart city;
  10. merumuskan rencana pengembangan E-Government Kota Parepare;
  11. mengkoordinasikan perumusan dan pengembangan system manajemen komunikasi dan informatika pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan;
  12. mengkoordinasikan pemberian izin kantor cabang dan loket pelayanan operator;
  13. mengkaji dan mempersiapkan bahan persetujuan izin prinsip pendirian bangunan menara telekomunikasi, galian untuk keperluan penggelaran kabel komunikasi, usaha Perdagangan alat perangkat komunikasi dan instalasi penangkal petir serta instalasi genset melalui tim rekomendasi Pemerintah Daerah;
  14. melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga/instansi lain di bidang komunikasi dan informatika;
  15. menilai prestasi kerja Sekretaris dan para Kepala Bidang dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier;
  16. melakukan Koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  17. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi sarandan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Sekretaris yang mempunyai tugas menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan ketatausahaan meliputi administrasi umum, kepegawaian, surat menyurat, penyusunan program kegiatan pelaporan dan keuangan.

FUNGSI

Sekretaris mempunyai fungsi:

  1. perumusan kebijakan teknis administrasi umum, kepegawaian, keuangan,perencanaan, evaluasi, dan pelaporan;
  2. pemberian dukungan atas penyelenggaraan urusan administrasi umum,   kepegawaian, perencanaan dan pengelolaan keuangan dan aset;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan  kegiatan lingkup Dinas Perdagangan; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai dengan tugas dan  fungsi.

RINCIAN TUGAS

Sekretaris mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyusun kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan dan mengendalikan serta menetapkan kebijakan umum kepegawaian, keuangan dan  perlengkapan;
  3. mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan pelayanan teknis dan administratif kepada seluruh satuan organisasi dalam lingkup dinas;
  4.  mengkoordinasikan dan memberi petunjuk kepada para kepala bidang     untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  5. mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan umum;
  6. mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan kepegawaian;
  7. mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan pengelola keuangan dan aset;
  8. mengelola dan mengkoordinasikan urusan perlengkapan;
  9. melakukan pemantauan, evaluasi terhadap penyelenggaraan administrasi umum, pengelolaan keuangan dan aset;
  10. menilai prestasi kerja para kepala Sub Bagian dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  11. menginventarisir permasalahan-permasalahan dan menyiapkan data/bahan pemecahan masalah sesuai bidang tugasnya;
  12. memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan;
  13. menyiapkan bahan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi  Pemerintah (LAKIP); dan
  14. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi pertimbangan dan saran kepada kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Sub Bagian Administrasi Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas menyiapkan dan menyusun perencanaan Sub Bagian, melakukan koordinasi, melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan, perpustakaan, dokumentasi, perlengkapan dan urusan rumah tangga, menyiapkan rencana usul kebutuhan pegawai, kepangkatan, hak dan kewajiban pegawai dan penatausahaan pegawai lingkup Dinas Perdagangan serta membuat laporan secara berkala.

FUNGSI

Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi:

  1. melaksanakan kebijakan teknis sub bagian;
  2.  melaksanakan program dan kegiatan;
  3. melakukan pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan sub bagian;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan sub bagian; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

RINCIAN TUGAS

Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Kepegawaian mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyiapkan dan menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat;
  2. mengkoordinasikan tugas-tugas kerja di lingkup sub bagian;
  3. melaksanakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan;
  4. melakukan pembinaan dan pengendalian terhadap tugas sub bagian;
  5. menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam pelaksanaan tugas;
  6. menghimpun, mengolah, menggandakan dan menyimpan dokumen, arsip kepegawaian, inventaris barang dan perlengkapan secara rapi;
  7. melakukan kegiatan administrasi persuratan sesuai tata naskah dinas;
  8. mengelola administrasi kepegawaian, barang inventaris, perpustakaan serta rumah tangga dinas;
  9. menerima, memproses serta mendistribusikan surat kedinasan;
  10. mengelola dan mendistribusikan perlengkapan rumah tangga dan inventaris dinas;
  11. melaksanakan pengurusan administrasi perjalanan dinas;
  12. membantu sekretaris dalam rangka menghimpun dan merumuskan penetapan kinerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dinas;
  13. melakukan inventarisasi permasalahan sesuai dengan bidang tugasnya dan mencari solusi atas masalah tersebut;
  14. melakukan pengawasan dalam pelaksanaan tugas sub bagian;
  15. membantu sekretaris dalam penyusunan LAKIP dinas; dan
  16. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Sub Bagian Program dan Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas menyiapkan dan menyusun perencanaan Sub Bagian, membantu pelaksanaan tugas Sekretaris, melakukan koordinasi, pengawasan dan evaluasi, melakukan urusan penatausahaan dan pengelolaan administrasi keuangan, menyusun program dan kegiatan, serta membuat laporan secara berkala.

FUNGSI

Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis sub bagian;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan sub bagian;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan sub bagian;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup sub bagian; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

RINCIAN TUGAS

Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. melaksanakan perumusan program kerja dinas, baik yang bersifat program jangka pendek maupun jangka menengah;
  2. menyusun rencana kebutuhan pengadaan barang dan jasa serta sarana dan prasarana penunjang kelancaran pelaksanaan tugas dinas;
  3. melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penganalisaan dan penyajian data statistik serta informasi dinas;
  4. menyusun daftar usulan kegiatan;
  5. melaksanakan penyiapan bahan dan penyusunan RKA/DPA dinas;
  6. melaksanakan urusan pengelolaan gaji dan melaksanakan penggajian;
  7. melaksanakan proses administrasi terkait dengan penatausahaan dan pengelolaan keuangan dinas;
  8. mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan dinas;
  9. melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program dan kegiatan sub bagian dan dinas;
  10. memberikan saran dan pertimbangan dalam rangka perbaikan program dan kegiatan; k. melakukan monitoring, evaluasi serta pelaporan program dan kegiatan secara berkala;
  11. menyusun dan membuat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dinas;
  12. membuat laporan atas pelaksanaan kegiatan dinas secara berkala (bulanan, triwulan, semester, tahunan serta insidentil);
  13. melakukan inventarisasi terhadap permasalahan-permasalahan yang menghambat pelaksanaan tugas dan fungsi dinas dan memberikan solusi pemecahannya; dan
  14. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran pertimbangan kepada sekretaris sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengelolaan Komunikasi publik, di lingkup pemerintah daerah, pengelolaan informasi untuk mendukung kebijakan nasional dan pemerintah daerah, pengelolaan media publik serta pelayanan informasi publik dan statistik.

FUNGSI

Dalam melaksanakan tugas , Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis bidang;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan bidang;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup bidang;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup bidang; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi;

RINCIAN TUGAS

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik mempunyai rincian tugas sebagai berikut ;

  1. membuat program kerja bidang berdasarkan rencana kerja masing-masing seksi;
  2. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan tugas bawahan;
  3. memberikan petunjuk, bimbingan teknis dan pengawasan bawahan;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan perumusan kebijakan dibidang informasi dan komunikasi publik;
  6. melaksanakan pengkajian pembangunan daerah bidang informasi dan komunikasi publik;
  7. merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang pengelolaan dan penyebaran informasi publik dan data statistik sektoral, serta peningkatan peran media publik ;
  8. menyusun norma, standar,prosedur dan kriteria di bidang pengelolaan dan penyebaran informasi publik dan data statistik sektoral, serta peningkatan peran media publik;
  9. menyiapkan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengelolaan dan penyebaran informasi publik dan data statistik sektoral, serta peningkatan peran media publik secara berkala;
  10. melakukan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengelolaan dan penyebaran informasi publik dan data statistik sektoral, serta peningkatan peran media publik;
  11. merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis pelayanan komunikasi dan informatika pemerintah kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi media komunikasi dan informasi;
  12. melakukan pengkajian penyebarluasan informasi atau sosialisasi kebijakan dan program pembangunan daerah;
  13. memfasilitasi dan mengkomunikasikan kegiatan program kerja pemerintah daerah melalui berbagai media komunikasi yang dilaksanakan lembaga/badan dan ormas;
  14. melaksanakan pengawasan dan pembinaan serta evaluasi kegiatan pembangunan daerah di bidang komunikasi dan informasi;
  15. menilai prestasi kerja Para Kepala Seksi dilingkungannya dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  16. melakukan Koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberianbimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi pengelolaan komunikasi dan informasi publik di lingkup Pemerintah daerah.

FUNGSI

Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada, Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program dan kegiatan seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan seksi;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup seksi;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membantu kepala bidang dalam menyelenggarakan tugas dibidang pengelolaan komunikasi publik;
  2. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  3. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan;
  4. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  5. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  6. mempersiapkan materi informasi dan menyebarluaskan melalui sarana kendaraan unit informasi keliling;
  7. melaksanakan diseminasi informasi kebijakan melalui media pemerintah dan non pemerintah;
  8. melaksanakan pengolahan dan analisis data informasi untuk mendukung komunikasi publik lintas lingkup nasional dan daerah;
  9. melaksanakan pengemasan ulang konten informasi nasional menjadi konten informasi lokal;
  10. melaksanakan sosialisasi pembangunan kepada masyarakat;
  11. melaksanakan pengkajian di bidang komunikasi publik;
  12. melaksanakan kegiatan penyebarluasan informasi dan publikasi guna menunjang kebijakan pembangunan daerah;
  13. menyelenggarakan layanan monitoring isu publik di berbagai media;
  14. melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi serta fasilitasi di bidang komunikasi publik;
  15. mempublikasikan dokumen publik yang sifatnya wajib diumumkan secara berkala sesuai ketentuan perundangundangan;
  16. menyelenggarakan layanan pengelolaan informasi publik untuk implementasi sesuai Undang-Undang yang terkait Keterbukaan Informasi Publik ;
  17. melayani permohonan dokumen yang diajukan oleh pemohon informasi dan dokumentasi ;
  18. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  19. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi;
  20. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Pengelolaan Media Publik mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi dan pengelolaan media publik .

FUNGSI

Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Seksi Pengelolaan Media Publik mempunyai  fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan; pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup seksi ;
  3. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Pengelolaan Media Publik mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  2. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  3. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  4. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  5. menyusun rencana program kegiatan dan petunjuk teknis di bidang pelayanan dan pendayagunaan media publik, media komunikasi kelompok, media komunikasi tradisional, serta media komunikasi lainnya;
  6. melaksanakan program kegiatan berdasarkan petunjuk teknis di bidang pelayanan dan pendayagunaan media Publik, media komunikasi kelompok dan media komunikasi tradisional, serta media komunikasi lainnya;
  7. melaksanakan kegiatan pelayanan komunikasi dan informasi,baik secara mobile maupun sebagai fasilitator info mobilisasi;
  8. melaksanakan layanan informasi panggilan kedaruratan;
  9. melakukan pengawasan, pembinaan dan pengendalian di bidang pelayanan serta pendayagunaan media publik, media komunikasi kelompok dan media komunikasi tradisional, serta media komunikasi lainnya;
  10. menyelenggarakan layanan pemberdayaan dan penyediaan akses informasi bagi media dan lembaga komunikasi publik;
  11. melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga/instansi media publik, media komunikasi kelompok serta media komunikasi tradisional, serta media komunikasi lainnya;
  12. melaksanakan identifikasi lembaga masyarakat serta pranata kelompok binaan dan kelompok usaha bidang komunikasi dan informatika;
  13. mendayagunakan kelompok/lembaga masyarakat dalam rangka penyebarluasan informasi;
  14. melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan terhadap Kelompok Informasi Masyarakat (KIM);
  15. melaksanakan fasilitasi layanan sound system pada acara/kegiatan pemerintah dan non pemerintah;
  16. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  17. melakukan Koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  18. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Statistik mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kebijakan dan penyiapan penyusunan rencana pembangunan dalam bidang statistik.

 FUNGSI

Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Seksi Statistik mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program dan kegiatan seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan seksi;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup seksi;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi sesuai tugas dan fungsi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Statistik mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membantu kepala bidang dalam menyelenggarakan tugas di bidang statistik;
  2. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  3. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan;
  4. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  5. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  6. melaksanakan kegiatan dokumentasi atas kegiatan pembangunan daerah guna menunjang dan mempersiapkan dokumentasi atas kegiatan pembangunan daerah;
  7. melaksanakan pengkajian di bidang statistik;
  8. melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi di bidang statistik;
  9. menyusun program dan kegiatan pelaksanaan pengelolaan data dan informasi pembangunan;
  10. mempersiapkan dan mengolah bahan yang berkaitan dengan kegiatan data statistik dan pelaporan;
  11. menghimpun data dan informasi berupa data primer maupun data sekunder;
  12. mengolah data dan informasi berupa data primer maupun data informasi;
  13. menyajikan hasil analisis dalam bentuk grafik, diagram atau dalam bentuk analisis kualitatif;
  14. menyusun data statistik atau pencatatan dan pelaporan yang akan dijadikan dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
  15. menjalin kemitraan dengan kantor statistik dalam pemutakhiran data tentang pembangunan Kota Parepare;
  16. menfasilitasi pelaksanaan survey dan sensus tingkat kota;
  17. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier;
  18. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  19. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang Layanan Pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi Generik, Spesifik dan Suplemen yang terintegrasi, Penyelenggaraan Ekosistem TIK Smart City, Layanan Nama domain dan sub domain bagi lembaga, pelayanan publik dan kegiatan, Penyelenggaraan Government Chief Information Officer (GCIO) di Pemerintah Daerah.

FUNGSI

Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government mempunyai fungsi:

  1. penyusunan kebijakan teknis bidang;
  2. penyelenggaraan program dan kegiatan bidang;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan kegiatan kepala seksi dalam lingkup bidang;
  4. penyelenggaraan evaluasi program dan kegiatan kepala seksi dalam lingkup bidang; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Bidang Penyelenggaraan EGovernment mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membuat program kerja bidang berdasarkan rencana kerja masing-masing seksi;
  2. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan tugas bawahan;
  3. memberikan petunjuk, bimbingan teknis dan pengawasan bawahan;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. merumuskan kebijakan dalam penyelenggaraan egovernment;
  6. melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang Layanan Pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi Generik, Spesifik dan Suplemen yang terintegrasi;
  7. melaksanakan penyelenggaraan ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi Smart City;
  8. melaksanakan layanan nama domain dan sub domain bagi lembaga, pelayanan publik dan kegiatan;
  9. melaksanakan Penyelenggaraan Government Chief Information Officer (GCIO) Pemerintah Daerah;
  10. menyusun rencana dan program kerja di bidang pembangunan dan pengembangan sistem komunikasi dan informatika;
  11. menyiapkan standard prosedur pembangunan dan pengembangan E-Government yang mencakup perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya manusia;
  12. memberikan bimbingan teknis di bidang penyelenggaraan EGovernment di lingkungan Pemerintah Kota Parepare;
  13. melaksanakan kerja sama dibidang teknologi komunikasi dan informatika dalam rangka pembangunan dan pengembangan serta pemanfaatan sistem komunikasi dan informatika pemerintah daerah;
  14. melaksanakan koordinasi dan pengembangan antara lembaga informasi komunikasi guna meningkatkan efesiensi, efektivitas, transfortasi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah implementasi E-Government;
  15. menilai prestasi kerja para Kepala Seksi dilingkungannya dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier;
  16. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi;
  17. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Tata Kelola E-Goverment mempunyai tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi penyelenggaraan Government Chief Information Officer (GCIO).

FUNGSI

Kepala Seksi Tata Kelola e-Goverment mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dalam lingkup seksi;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Tata Kelola e-Government mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membantu kepala bidang dalam menyelenggarakan tugas dibidang tata kelola e-Government;
  2. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  3. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  4. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  5. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  6. menyusun dan merencanakan program/kegiatan dan menyiapkan petunjuk teknis di bidang tata kelola e-Government;
  7. menyelenggarakan layanan Penetapan regulasi dan kebijakan terpadu implementasi e-Government ;
  8. melaksanakan layanan koordinasi kerja sama lintas SKPD, lintas Pemerintah Daerah dan lintas Pemerintah Pusat serta non pemerintah;
  9. melaksanakan layanan integrasi pengelolaan TIK dan e-Government Pemerintah Daerah ;
  10. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas aparatur dan sertifikasi teknis bidang TIK ;
  11. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas masyarakat dalam implementasi e-Government dan Smart City;
  12. melaksanakan layanan implementasi e-Government dan Smart City, Promosi pemanfaatan layanan Smart City;
  13. menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  14. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier;
  15. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  16. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi layanan pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi Generik, Spesifik, dan Suplemen yang terintegrasi.

FUNGSI

Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dalam lingkup seksi;
  4. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membantu kepala bidang dalam menyelenggarakan tugas dibidang pengembangan aplikasi;
  2. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  3. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  4. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  5. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  6. menyusun rencana program kerja dan petunjuk teknis di bidang pengembangan aplikasi teknologi komunikasi dan informatika;
  7. melaksanakan program dan petunjuk teknis dibidang pengembangan aplikasi teknologi komunikasi dan informasi;
  8. melaksanakan pengawasan, pembinaan dan pengendalian di bidang pengembangan aplikasi teknologi komunikasi dan informasi;
  9. mengelola dan mengembangkan infrastruktur dan manajemen aplikasi sistem informasi pemerintah daerah;
  10. menyelenggarakan layanan pengembangan aplikasi pemerintahan dan pelayanan publik yang terintegrasi ;
  11. melaksanakan layanan pemeliharaan aplikasi kepemerintahan dan publik.
  12. menyiapkan bahan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga/instansi lain di bidang pengembangan aplikasi teknologi, komunikasi dan informasi;
  13. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  14. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  15. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Ekosistem e-Government mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi penyelenggaraan ekosistem TIK Smart City, serta layanan nama domain dan sub domain bagi lembaga, pelayanan publik dan kegiatan.

FUNGSI

Kepala Seksi Ekosistem e-Government mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dalam lingkup seksi;
  4. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Ekosistem e-Government mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membantu kepala bidang dalam menyelenggarakan tugas dibidang Ekosistem e-Goverment;
  2. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  3. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  4. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  5. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  6. menyusun rencana program kerja dan petunjuk teknis dibidang ekosistem e-government;
  7. melaksanakan program dan petunjuk teknis dibidang ekosistem e-Government;
  8. melaksanakan layanan Sistem Informasi Smart City;
  9. melaksanakan layanan interaktif Pemerintah dan Masyarakat berbasis teknologi informasi;
  10. melaksanakan layanan penyediaan sarana dan sarana pengendalian Smart City;
  11. melaksanakan layanan pendaftaran nama domain dan sub domain instansi penyelenggara negara bagi kepentingan kelembagaan, pelayanan publik dan kegiatan pemerintahan;
  12. melaksanakan layanan pengelolaan domain dan sub domain Pemerintah Daerah;
  13. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan domain, portal dan website serta layanan online lainnya;
  14. menetapkan mengubah nama domain dan sub domain;
  15. menetapkan tata kelola nama domain, sub domain;
  16. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  17. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  18. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang layanan infrastuktur dasar data center, disaster recovery center & TIK, layanan pengembangan intranet dan penggunaan akses internet.

FUNGSI

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai fungsi:

  1. penyusunan kebijakan teknis bidang;
  2. penyelenggaraan program dan kegiatan bidang;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup bidang;
  4. penyelenggaraan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup bidang; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. membuat program kerja bidang berdasarkan rencana kerja masing-masing seksi;
  2. mengatur, mendistribusikan dan mengkoordinasikan tugas bawahan;
  3. memberikan petunjuk, bimbingan teknis dan pengawasan bawahan;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang layanan infrastuktur dasar data center, disaster recovery center & TIK;
  6. melaksanakan layanan pengembangan intranet dan penggunaan akses internet;
  7. melaksanakan layanan manajemen data dan informasi e- Government, integrasi layanan publik dan kepemerintahan;
  8. melaksanakan layanan keamanan informasi e- Government, layanan sistem komunikasi intra pemerintah daerah;
  9. menilai prestasi kerja para Kepala Seksi dilingkungannya dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  10. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  11. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi Layanan Infrastruktur dasar Data Center, Disaster Recovery Center dan TIK, serta fungsi Layanan pengembangan intranet dan penggunaan akses internet.

FUNGSI

Kepala Seksi Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup Seksi ;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  2. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  3. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  4. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  5. menyusun rencana program kegiatan dan petunjuk teknis di bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi;
  6. layanan pengembangan dan penyelenggaraan Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC);
  7. melaksanakan layanan pengembangan dan inovasi TIK dalam implementasi e-Government;
  8. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan infrastruktur dan Teknologi Informatika, Government Cloud Computing;
  9. melaksanakan layanan pengelolaan akses internet pemerintah dan publik;
  10. melaksanakan layanan filtering konten negatif;
  11. melaksanakan Layanan interkoneksi Jaringan Intra Pemerintah;
  12. melaksanakan layanan rekomendasi perizinan menara telekomunikasi dan warung internet;
  13. melaksanakan monitoring,evaluasi dan pengendalian menara telekomunikasi dan warung internet ;
  14. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  15. melakukan Koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  16. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Pengembangan dan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terkait fungsi Layanan Manajemen Data Informasi e-Government,serta fungsi Integrasi Layanan Publik dan Kepemerintahan.

FUNGSI

Kepala Seksi Pengembangan dan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup Seksi ;
  4. pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Pengembangan dan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  2. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  3. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  4. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  5. menyusun rencana program kegiatan dan petunjuk teknis di bidang Pengembangan dan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi;
  6. menyelenggarakan layanan penetapan standar format data dan informasi dan kebijakan ;
  7. melaksanakan Layanan recovery data dan informasi;
  8. melaksanakan Layanan pengelolaan data elektronik pemerintah dan non pemerintah;
  9. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan dan Sistem Informasi Publik;
  10. melaksanakan layanan interoperabilitas dan Layanan interkonektivitas layanan publik dan kepemerintahan;
  11. menilai prestasi kerja bawahan dalam rangka pembinaan dan pengembangan karir;
  12. melakukan koordinasi dengan pejabat terkait dalam rangka integrasi dan sinkronisasi; dan
  13. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

TUGAS POKOK

Kepala Seksi Persandian mempunyai tugas melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan terkait fungsi layanan persandian untuk pengamanan informasi.

FUNGSI

Kepala Seksi Persandian mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan kebijakan teknis seksi;
  2. pelaksanaan program dan kegiatan;
  3. pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian dan pengawasan program dan kegiatan dalam lingkup seksi; pelaksanaan evaluasi program dan kegiatan dalam lingkup seksi; dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsi.

RINCIAN TUGAS

Kepala Seksi Persandian mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. menyiapkan rencana kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan program bidang;
  2. menyusun laporan hasil kegiatan seksi sebagai bahan penyusunan laporan hasil kegiatan bidang;
  3. mengatur,mendistribusikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bawahan;
  4. memberikan petunjuk, bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan;
  5. menyusun rencana program kegiatan dan petunjuk teknis dibidang persandian;
  6. melaksanakan penyusunan peraturan teknis tata kelola persandian untuk pengamanan informasi yang meliputi pengelolaan informasi berklasifikasi, pengelolaan sumber daya manusia sandi, pengelolaan perangkat lunak persandian, pengelolaan perangkat keras persandian dan pengelolaan jaring komunikasi sandi;
  7. melaksanakan penyusunan peraturan teknis operasional pengamanan komunikasi sandi;
  8. melaksanakan pengelolaan informasi berklasifikasi melalui pengklasifikasian dan pengamanan informasi milik pemerintah daerah;
  9. melaksanakan pengelolaan proses pengamanan informasi milik pemerintah daerah;
  10. melaksanakan pengiriman, penyimpanan, pemanfaatan dan penghancuran informasi berklasifikasi;
  11. melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan sumber daya manusia sandi;
  12. melaksanakan pemulihan data atau sistem jika terjadi angguan operasional persandian dan keamanan informasi;
  13. melaksanakan penyusunan instrumen pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan informasi berklasifikasi, pengelolaan sumber daya persandian, operasional pengelolaan komunikasi sandi dan operasional pengamanan komunikasi sandi;
  14. melaksanakan layanan penanganan insiden keamanan informasi;
  15. melaksanakan layanan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia di bidang persandian dan keamanan informasi;
  16. melaksanakan pengelolaan informasi berklasifikasi melalui pengklasifikasian dan pengamanan informasi milik pemerintah daerah;
  17. melaksanakan perumusan kebijakan keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah;
  18. melaksanakan program pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan informasi berklasifikasi, pengelolaan sumber daya persandian, operasional pengelolaan komunikasi sandi dan operasional pengamanan komunikasi sandi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  19. melaksanakan koordinasi pelaksanaan kegiatan jabatan fungsional Sandiman; dan
  20. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberi saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai tugas dan fungsi.